Rabu, 08 Februari 2012

Siapakah Al-Hutsiyyun (Kaum Syiah yang Menyerang Ahlussunnah di Dammaj)? Bag.1

Identitas Umum
a. Kelompok pemberontak yang berkembang di dataran Yaman Utara.

b. Pecahan dari sekte Syiah Zaidiyah.

c. Memiliki prinsip yang sama dengan ‘Hizbullah’ di Lebanon, baik ideologi maupun pemikiran politik.

d. Berpaham dengan aqidah Syiah Rafidhah imam dua belas (Syiah Iran).

e. Nama kelompok ini dinisbahkan kepada pemimpin pemberontakan yang pertama, Husain Badruddin al-Hutsi. Karena itu, sering disebut Al-Hutsiyyun [arab: الحوثيون].

f. Mereka mengklaim dirinya sebagai gerakan “As-Syabab Al-Mukmin” [arab: الشباب المؤمن : Pemuda Mukmin].
Pendiri & Gembong Spiritual
Dia adalah Badruddin bin Amiruddin bin Husain bin Muhammad al-Hautsi. Dilahirkan pada tanggal 17 Jumadil Ula 1345 H, di kota Dhahyan, dan dibesarkan di Sha’dah.
a. Dia dianggap sebagai bapak spiritual bagi kelompoknya.

b. Tumbuh di lingkungan sekte Zaidiyah untuk aliran al-Jarudiyah, yang merupakan aliran sekte Zaidiyah yang paling dekat dengan Rafidhah.

c. Pindah ke daerah Teheran dan tinggal di sana beberapa tahun.

d. Lebih condong kepada ideologi Syiah Rafidhah imam dua belas, selama tinggal di Teheran.
Para Tokoh Al-Hutsiyyun
Diantara tokoh penting:
Pertama, Husain Badruddin al-Hutsi
a. Dia adalah anak tertua Badruddin al-Hutsi.

b. Mendapatkan pendidikan di madrasah, dari ibtidaiyah (SD) sampai tsanawiyah (SMA). Dia juga mendapatkan pendidikan sekte Zaidiyah dari orang tuanya dan para tokoh Zaidiyah di Sha’dah.

c. Mendapatkan gelas magister untuk jurusan ilmu syariah, dan melanjutkan ke jenjang doktoral. Kemudian keluar dari bangku kuliah dan menyobek ijazah magisternya, karena anggapan, ijazah hanya membuat akal beku.

d. Memiliki andil besar dalam pendirian partai ‘Hizbul Haq‘ [arab: حزب الحق], dan memberikan pengaruh besar dalam pembentukan karakter gerakan tersebut sesuai paham sekte Zaidiyah.

e. Terpilih sebagai anggota parlemen, melalui partai Hizbul Haq pada periode: 1993 – 1997

f. Pernah tinggal di Iran bersama bapaknya selama beberapa bulan, dan belajar di kota Qum. Dia juga pernah mengunjungi ‘Hizbullah’ di Lebanon.

g. Mendirikan gerakan ‘Syabab al-Mukmin‘ di tahun 1991 bersama ayahnya.

h. Setelah mendirikan gerakan ini, dia aktif menyampaikan ceramah kepada para simpatisan dan pengikutnya. Gaya ceramahnya umumnya banyak menyerang, menyampaikan ide dan pemikiran, dan membangun ideologi.

i. Dalam sebuah tulisan di situs kepunyaan Syiah dua belas imam dinyatakan,

“Sepanjang pengetahuan kami dengan melihat langsung, membaca berbagai tulisan-tulisan Husain Al-Hutsi, dan penelitian terhadap metode gerakannya, bahwa orang ini terpengaruh dengan revolusi Khumaini di Iran. Ini terlihat dari upayanya untuk mengendalikan politik, keamanan, dan yang lainnya di Lebanon. Dia terpengaruh kuat dengan semangat revolusi iran.

j. Dia dianggap sebagai pencerah dan mujaddid (pembaharu) bagi ideologi madzhab Syiah.

k. Dialah yang mengangkat simbol-simbol ‘Hizbullah’ lebanon dan menyemarakkan syiar-syiarnya di berbagai organisasi pendukungnya.

l. Umumnya ceramah dipenuhi dengan nuansa permusuhan…, berontak…., jihad…, mobilisasi…, menyiapkan jiwa untuk berkurban…, yakin terhadap pertolongan Allah yang akan diberikan kepada orang lemah…,….

m. Dia membuat pasukan pendamping untuk keamanan dirinya. Dengan dalih, dia telah menjadi incaran Amerika.

n. Memimpin pemberontakan melawan pemerintah Yaman, dan terbunuh di medan pertempuran pertama dengan militer Yaman di tahun 2004, di usianya 46 tahun.
***


Tidak ada komentar:

Posting Komentar